You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jakut Targetkan 418 Ribu Anak Diimunisasi Campak
photo Nurito - Beritajakarta.id

Jakut Targetkan 418 Ribu Anak Diimunisasi MR

Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Utara melakukan kegiatan imunisasi Measles Rubella (MR) atau campak rubela kepada 800 siswa SMPN 30, Koja, Rabu (2/8). Pemkot Jakarta Utara sendiri menargetkan 418 ribu anak usia sekolah bisa diimunisasi MR.

Di Jakarta Utara kita menargetkan ada 418 ribu anak yang akan mengikuti imunisasi. Sasarannya adalah anak sekolah dasar dan sekolah menengah pertama

Wali Kota Jakarta Utara, Husein Murad mengatakan, program imunisasi campak merupakan program nasional dalam rangka membebaskan Indonesia dari penyakit campak dan rubela.

"Imunisasi campak ini program nasional. Di Jakarta Utara kita menargetkan ada 418 ribu anak yang akan mengikuti imunisasi. Sasarannya adalah anak sekolah dasar dan sekolah menengah pertama," kata Murad.

Kampanye Imunisasi Campak dan Rubella Diluncurkan di Jaktim

Sementara, Kasudin Kesehatan Jakarta Utara, Muhamad Helmi menambahkan, program imunisasi campak tidak hanya menyasar pada anak-anak di sekolah. Melainkan juga komunitas terkecil di lingkungan masyarakat, seperti Posyandu dan PAUD yang rencananya pada September mendatang. Selain di SMPN 30, ada 300 siswa sekolah dasar yang juga diimunisasi hari ini.

"Sebenarnya pada tahun 2016 lalu, Jakarta Utara juga pernah memprogramkan Crash Program Campak (CPC). Program ini untuk menekan adanya kasus penyakit campak di masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11401 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1349 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1295 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1283 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye994 personBudhi Firmansyah Surapati